Showing posts with label uefa. Show all posts
Showing posts with label uefa. Show all posts

Thursday, March 10, 2011

Villarreal Atasi Leverkusen


Leverkusen - Villarreal membuka peluang lolos ke babak selanjutnya dengan memetik kemenangan di markas Bayer Leverkusen. Kub berjuluk The Yellow Submarine itu mempecundangi Leverkusen dengan skor 3-2.

Pertandingan leg I babak 16 besar antara Leverkusen kontra Villarreal digelar di Bay Arena, Jumat (11/3/2011) dinihari WIB.

Hasil ini tentunya membuat Leverkusen akan cukup sulit untuk melangkah ke babak selanjutnya karena harus memetik kemenangan di leg II yang digelar di kandang lawan. Sedangkan Villarreal cuma butuh minimal hasil seri saja.

Michal Kadlec membawa Leverkusen memimpin di menit 33. Ia melepaskan sepakan kaki kiri mendatar yang sukses bersarang di gawang Villarreal.

Tidak sampai 10 menit kemudian, tim tamu berhasil membuat gol balasan. Adalah Giuseppe Rossi yang menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Keputusan Juan Carlos Garrido untuk mengganti Rossi dengan Nilmar terbukti berhasil. Nilmar itu mencetak gol kedua Villarreal sehingga balik memimpin pertandingan 2-1 di menit 70.

Akan tetapi keunggulan wakil Spanyol itu cuma mampu bertahan dua menit saja karena Leverkusen kembali menyamakan skor lewat Gonzalo Rondon Castro.

Nilmar keluar sebagai mimpi buruk Leverkusen. Striker asal Brasil ini tampil sebagai pahlawan Villarreal karena sebuah golnya di masa injury time sukses memenangkan timnya dengan skor akhir 3-2.


Susunan Pemain:
LEVERKUSEN: Adler, Castro, Kadlec, Schwaab, Reinartz, Vida, Rolfes (Bender 88'), Augusto, Vidal, Sam (Jorgensen 76'), Derdiyok (Kiessling 46')

VILLARREAL: Lopez, Marchena, Perez, Gonzalo, Catala, Mussachio, Valero, Bruno, Mubarak (Carzola 61'), Rossi (Nilmar 69), Ruben (Oriol 83').

Liverpool Tunduk di Tangan Braga


Braga - Liverpool melewati leg I babak 16 besar Liga Europa dengan kekalahan. Bermain di kandang Braga, sang lawan, Liverpool takluk 0-1 akibat tendangan penalti.

Hasil yang didapat di Stadion AXA, Braga, Jumat (11/3/2011) dinihari WIB, ini memang belum berarti kiamat untuk Liverpool. Masih ada kesempatan kedua untuk membalas di Anfield pada 18 Maret mendatang.

'Si Merah' sendiri tampil angin-anginan sepanjang pertandingan. Kendati memiliki beberapa peluang, skuad arahan Kenny Dalglish ini tampak kesulitan untuk membongkar pertahanan Braga. Masuknya Andy Carroll di babak kedua juga tidak banyak membantu.

Sebaliknya, kecerobohan Sotirios Kyrgiakos dalam melakukan tekel di dalam kotak penalti pada babak pertama membuat pertandingan ini menjadi milik Braga. Kedua tim boleh memainkan permainan berimbang, tapi kesalahan Kyrgiakos itulah yang akhirnya menjadi pembeda.

Jalannya Pertandingan


Laga di babak pertama ini sendiri berjalan seimbang jika menilik dari persentase penguasaan bola. Baik Braga atau Liverpool berbagi rata ball possession 50:50. Tapi Braga lebih banyak melepas tembakan, di mana mereka melepas empat dan dua di antaranya tepat sasaran. Liverpool hanya melepas dua tembakan.

Braga akhirnya unggul di menit 18 ketika Sotirios Kyrgiakos dengan ceroboh melakukan tekel terhadap Marcio Mossoro. Wasit pun langsung menunjuk titik putih, Braga mendapatkan hadiah penalti.

Eksekusi yang dilakukan Osorio Alan mengarah ke pojok kanan bawah gawang Jose Reina. Kiper asal Spanyol itu pun tak mampu menjangkaunya sehingga tuan rumah unggul 1-0.

Braga mendapatkan satu peluang emas di menit 37. Bola buangan bek Liverpool dari kotak penalti disambar oleh Silvio yang berada di luar kotak penalti.

Tendangan voli brilian Silvio mengarah tepat ke gawang Liverpool, dan Reina tak mampu menjangkaunya. Sial bagi Silvio, tendangannya masih menerpa mistar gawang.

Liverpool memperbaiki penampilan di babak kedua. Mereka memasukkan Andy Carroll di menit 56 dan menarik keluar Christian Poulsen. The Reds mencoba tampil lebih menyerang.

Hasilnya, Liverpool memang lebih banyak membuat tembakan ketimbang tim tuan rumah. Total, sepanjang laga, mereka melepas enam tembakan, di mana empat berstatus on target. Sedangkan Braga melepas lima tembakan, dengan dua di antaranya on target.

Namun demikian, tak banyak peluang emas didapatkan oleh mereka. Hal yang sama juga berlaku untuk Braga.

Pada menit 68, Raul Meireles memberikan operan matang kepada Dirk Kuyt. Setelah menahan bola dengan dadanya, Kuyt melepaskan sebuah tendangan voli. Tapi kier Braga, Guilherme Artur berhasil menepisnya.

Semenit berselang, berawal dari sepak pojok, Carroll berhasil menanduk bola hasil eksekusi Meireles. Sial bagi Carroll, bola masih melambung di atas mistar gawang.

Liverpool terus mencoba memainkan umpan panjang yang diarahkan langsung kepada Carroll. Tetapi tak selamanya penyerang bernomor 29 itu berhasil memenangi duel di udara.

Sebaliknya, Braga masih mencoba untuk menambah keunggulan. Di menit 82, Hugo Viana mendapatkan kesempatan melalui tendangan bebas. Tetapi, eksekusinya membentur pagar betis dan bola akhirnya berhasil diamankan oleh Reina.

Susunan Pemain

Braga: Guilherme Artur, Angelo Garcia, Kaka, Valdelomar Rodriguez, Silvio, Hugo Viana, Marcio Mossoro (Junior Alfonso 69), Leandro Salino, Alan, Rocha Paulo Cesar (Helder Barbosa 90), Lima (Albert Ze Meyong 77).

Liverpool: Jose Reina, Jamie Carragher, Sotirios Kyrgiakos, Martin Skrtel, Glen Johnson, Joe Cole, Christian Poulsen (Andy Carroll 56), Raul Meireles, Jay Spearing, Lucas Leiva, Dirk Kuyt.

Mancini Pede City Bakal Bangkit


Kiev - Kekalahan 0-2 dari Dinamo Kiev diakui manajer Manchester City, Roberto Mancini, bukan sebuah hasil yang gampang dikejar. Tapi, Mancini optimistis The Citizens bakal bangkit di pertandingan kedua.

Bertanding di hadangan para pendukungnya yang setia menyaksikan di bawah udara dingin yang menaungi Stadion Valeriy Lobanovsky, Jumat (11/3/2011) dinihari WIB, Kiev memetik kemenangan berkat gol Andriy Shevchenko dan Oleg Gusev.

Bagi Kiev, kemenangan ini membuat langkah mereka ke perempatfinal jadi terbuka. Sebaliknya bagi City, tugas berat untuk menang dengan skor setidaknya 3-0 menanti mereka di leg 2 pekan depan.

Kendati sulit, Mancini percaya bahwa City bakal membalikkan keadaan dan melaju ke babak perempatfinal.

"Dalam sepakbola, semuanya bisa terjadi. Meskipun kalah 0-2 bukanlah hasil yang bagus, kami akan melakukan yang terbaik di leg kedua nanti," ujarnya di situs resmi klub.

"Jika ingin maju ke perempatfinal, kami harus bermain lebih baik dan bertahan lebih ketat. Saya pikir, kami mengontrol pertandingan hampir sepanjang laga, tapi membuat dua kesalahan --dua kesalahan besar-- dan membayar akibatnya."

Manajer asal Italia itu juga mengakui bahwa situasi sulit ini justru diciptakan oleh timnya sendiri. Kesalahan-kesalahan serupa tak boleh terjadi di leg kedua.

"Kiev adalah tim yang bagus, tapi saya pikir kami layak, setidaknya, mendapatkan satu gol malam ini."

"Kami tak berkonsentrasi pada saat-saat penting dan mereka berhasil memanfaatkannya, jadi kami membuat hidup kami sulit sendiri," tukas Mancini.